Tol Cikopo - Palimanan adalah jalan tol terpanjang di Indonesia, jalan tol dengan panjang 116,7 km itu telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada tanggal 13 Juni 2015, Jalan tol yang membelah Gunung Salam tersebut dibangun untuk mengurangi kemacetan dijalur pantura (pantai utara) serta bisa mempersingkat waktu tempuh dari Jakarta - Cirebon yang awalnya 5-6 jam perjalanan jika melewati Tol Cipali hanya membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam saja.
Batu Bleneng
Jalan Tol Cipali awalnya akan dibuat lurus 180 derajat, namun rencana itu batal terealisasi. Sebuah batu berukuran raksasa melintang diatas tanah yang hendak dibangun jalan tol tersebut, menurut mitos yang berkembang dimasyarakat batu tersebut mempunyai kekuatan mistis. Pekerja proyek sudah mencoba menghancurkan batu tersebut dengan alat berat namun mereka gagal, batu itu tetap tak bergerak bahkan alat berat yang digunakan tiba tiba tak bisa dioperasikan. Kecelakaan kerja terjadi saat alat berat mencoba untuk tetap menghancurkan batu raksasa tersebut, batu yang oleh masyarakat sekitar disebut sebagai Batu Bleneng itu memaksa pekerja proyek untuk membelokkan jalan tol tersebut.
Seorang warga setempat mengatakan, Gunung Salam bisa dibelah namun batu tersebut tak bisa dihancurkan atau dipindahkan. Lantas apakah karena ukuran batu yang terlalu besar atau memang ada hal mistis yang membuat batu itu tak bisa dipindah atau dihancurkan. Menurut warga sekitar disekitar batu tersebut ada 10 makam dan sebuah saung yang menempel dibalik batu raksasa tersebut, namun ada juga warga yang mengatakan saat pekerja proyek mengalami kesulitan menghancurkan batu itu ada warga yang menyetujui pembebasan lahan disekitar batu tersebut sehingga membuat jalan Tol Cipali membentuk seperti huruf S.
Sering terjadi kecelakaan
10 hari setelah peresmian oleh Presiden Jokowi, sudah terjadi 30 kecelakaan di Jalan Tol Cipali tersebut. Menurut Kapolda Jawa Barat Irjen Moechgiyarto, titik rawan kecelakaan tersebut di KM 94 yang tak jauh dari Batu Bleneng berada. Kecelakaan yang terjadi kebanyakan kecelakaan tunggal, apakah ada hubungannya dengan batu tersebut ?
Jika kita tinjau dari TKP, kebanyakan para pengguna jalan tol masih sangat awam dengan jalan yang baru selesai dibangun tersebut.
Berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan di jalan tol tersebut.
1. Penerangan yang masih minim
2. Lokasi yang berada ditengah belantara, banyak hewan liar yang menyeberang jalan sehingga mengagetkan pengguna jalan.
3. Kelelahan dan mengantuk, jalanan yang masih sepi dan panjang membuat pengemudi jenuh.
4. Jalanan lurus dan baru, karena baru pertama kali melintas kebanyakan pengendara belum hafal dengan titik tikungan dan tanjakan dijalan tol tersebut, aspal yang halus dan jalanan yang lurus menggoda pengendara untuk menginjak dalam dalam gas mobilnya.
Yang terpenting tetap waspada dan berhati hati, jalanan lurus dan halus bukan untuk memacu kecepatan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar